Samsat Kabupaten Bekasi Catat Pendapatan Rp7,18 Miliar, Layanan Makin Optimal
BUSER METRO NEWS
masyarakat yang ingin mengurus kewajiban pajak tanpa harus datang ke kantor induk.
Di sisi pelayanan, pembenahan terus dilakukan. Perluasan titik layanan menjadi salah satu fokus utama, mulai dari layanan keliling hingga pembukaan outlet di sejumlah lokasi strategis.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean panjang sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Staf Pelayanan Bapenda Kabupaten Bekasi, Cecep, mengatakan peningkatan layanan merupakan bagian dari strategi jangka panjang.
“Targetnya ada peningkatan di setiap tahunnya, baik dari sisi pelayanan maupun pendapatan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di kantor Samsat Induk Cikarang menunjukkan suasana pelayanan yang lebih tertib dibanding beberapa tahun sebelumnya.
Jalur antrean tertata, petugas informasi lebih mudah dijangkau, dan fasilitas pendukung terus diperbarui agar proses administrasi berjalan lebih cepat.
Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan. Supriyadi (39), warga Cikarang Selatan, menilai pelayanan saat ini memang lebih cepat, namun kualitas interaksi petugas masih perlu ditingkatkan.
“Pelayanannya cepat. Untuk informasi pendaftaran jelas jika datang langsung. Saya pernah mencoba layanan online, kemungkinan karena kendala jaringan. Secara umum akses sekarang lebih mudah dan antrean juga berkurang,” ungkapnya.
Bagi masyarakat, kecepatan pelayanan tentu menjadi nilai penting. Namun, kenyamanan dan keramahan dalam proses pelayanan publik juga menjadi bagian yang tidak kalah krusial.
Dengan capaian pendapatan yang terus meningkat dan perluasan layanan yang berjalan bertahap, Samsat Kabupaten Bekasi masih memiliki ruang evaluasi, terutama dalam memastikan pemerataan akses layanan serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.
Di tengah target pendapatan daerah yang terus bertambah, pelayanan yang mudah, cepat, dan manusiawi menjadi harapan yang paling sederhana—namun paling dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mita Shintiamy
